Sehingga, pihaknya meyakini eksposur perseroan pada segmen tersebut melalui FAIC menempatkan perusahaan pada kurva pertumbuhan sektor yang secara historis mendapatkan premium valuasi lebih tinggi dibandingkan perusahaan media konvensional.
“Khususnya jika didukung oleh angka adopsi UMKM yang terukur ke depannya, dan berpotensi memposisikan IRSX sebagai pemain utama produksi konten berbasis AI di Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa penggunaan teknologi AI video-generation model akan memperkuat kapasitas produksi kami di segmen AI Micro Drama, AI Movie, dan AI Music, sekaligus mempertegas posisi Folago sebagai pemain terintegrasi di industri AI, Media Commerce, dan Entertainment Indonesia.
"Kemitraan strategis melalui FAIC ini tidak berdiri sendiri kapabilitas AIGC yang dibangun berpotensi menjadi enabler lintas lini bisnis dalam ekosistem Folago, dari social commerce hingga live entertainment, menjadikan langkah ini fondasi pertumbuhan yang saling menguatkan bagi grup secara keseluruhan,” ujar Subioto.