Dari total tujuh gol Liverpool di liga, Isak berandil besar dalam lahirnya setengah persen gol. Menurut Whoscored, Isak jadi pemain dengan xG per 90 menit tertinggi (harapan peluang jadi gol) musim ini, yakni 0,87.

"Tugas striker memang seperti itu. Dia gagal memaksimalkan beberapa umpan silang karena sepakannya tidak akurat, satu tidak bisa dikontrol dan yang jadi gol. Saya rasa dia membantu kami untuk bisa lebih dekat dengan kotak penalti, bermain di daerah lawan, penguasaan bola tidak sia-sia. Jika tim bisa terus seperti ini, maka dia bisa lebih mudah bikin gol," ujar manajer Liverpool Andoni Iraola seperti dikutip ESPN.