NADIKABAR.COM — Otoritas zionis Israel mencabut status diplomatik para diplomat asal Belanda yang bertugas di Ramallah sebagai balasan atas kebijakan pemerintah negara anggota Uni Eropa itu yang melarang perdagangan dengan pemukim zionis ilegal di Tepi Barat.
Pada akhir Juli lalu, Pemerintah Belanda telah mengumumkan pelarangan impor produk-produk yang berasal dari wilayah permukiman ilegal Israel, yang mulai berlaku secara efektif pada 22 September.
"Kami telah memberi tahu Kedutaan Besar Belanda di Israel malam ini bahwa para diplomat mereka yang bertugas di Ramallah harus mengembalikan dokumen diplomatik yang diterbitkan oleh Israel dalam waktu tujuh hari,” kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar melalui media sosial X pada Minggu (27/9).