NADIKABAR.COM — Israel mencopot papan nama Gerbang Damaskus (Damascus Gate) di Yerusalem Timur yang diduduki -tempat Masjid Al Aqsa berada- dan memasang papan nama Gerbang Kuno (Ancient Gate). Sebagaimana diketahui, Gerbang Damaskus jadi salah satu gerbang paling penting dan simbolis di Kota Lama (Old City).
Dilansir dari situs Haberler, tindakan yang dilakukan Israel bertujuan mengubah lanskap budaya Yerusalem. Melalui sebuah pernyataan, Gubernur Yerusalem yang berafiliasi dengan Palestina juga menyebut pemerintah Tel Aviv terus mengubah nama jalan, tengara, dan situs bersejarah di Yerusalem.
Hal itu bertujuan menghapus warisan Arab, Islam dan Kristen di kota tersebut serta menerapkan nama-nama Ibrani demi melakukan Yahudisasi. Tindakan tersebut memicu kekhawatiran besar bahwa hal itu jadi contoh terbaru Israel dalam upaya mengubah karakter kawasan Yerusalem.
"Langkah mengubah papan penunjuk (Gerbang Damaskus) merupakan bagian dari rencana Israel mengubah identitas visual kawasan yang memiliki simbol Palestina, Arab dan Islam di Yerusalem," kata anggota dewan pengawas Al-Aqsa Fakhri Abu Diab, dilansir dari situs The New Arab, Kamis (27/8/2026).