Serangan-serangan itu terjadi di tengah eskalasi konflik yang lebih luas di Gaza setelah sejumlah layang-layang diterbangkan dari wilayah kantong tersebut menuju Israel selatan. Meski begitu, militer Israel mengatakan empat layang-layang yang ditemukan di dekat Gaza tidak mengandung bahan mencurigakan atau membahayakan bagi masyarakat.
Baru-baru ini Israel juga menyerang Masjid Abu Salim di Deir Al-Balah, Gaza tengah pada Senin (24/8). Serangan itu menyebabkan hancurnya salah satu masjid tertua dan bersejarah di wilayah tersebut.
Mengutip laporan Muslim Network TV, para pekerja pelestari warisan budaya Palestina dan tim pemerintah kota kini berusaha menyelamatkan artefak bersejarah dari Masjid Abu Salim usai serangan udara Israel yang menghancurkan sebagian besar bangunan bersejarah itu.
Relawan dari kelompok Palestinian Heritage Guardians dan pekerja pemerintah kota setempat menyisir reruntuhan masjid di Deir al-Balah untuk kembali mengumpulkan ukiran batu, pecahan marmer hias, serta buku-buku langka dari perpusataan masjid yang rusak.
Material yang berhasil diselamatkan dipindahkan ke lokasi yang aman sebagai upaya melindungi sisa-sisa warisan budaya masjid tersebut dan menjaga kemungkinan dilakukannya pemugaran di masa mendatang.