Menurut laporan SANA, dalam beberapa hari terakhir, pasukan Israel juga mencabut pepohonan di kebun zaitun di provinsi Quneitra, Suriah selatan. SANA melaporkan bahwa pepohonan di area seluas sekitar 1,3 hektare di dekat desa Saida telah dihancurkan.

Desa tersebut berbatasan langsung dengan zona penyangga tempat militer Israel tengah membangun benteng pertahanan.

"Tank-tank masuk ke lahan saya tanpa peringatan apa pun," ujar Mohammad Ali al-Shaghla (58), pemilik lahan tersebut, kepada AFP.

"Mereka menebang dan menghancurkan sekitar 400 pohon selama penyusupan tersebut," lanjutnya.