NADIKABAR.COM — Sebanyak 200 pelajar dari SMA PGRI Bantargadung Sukabumi, SMA Puhua School Purwokerto serta SMP Hati Kudus Jakarta berkunjung ke Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, untuk mengenal lebih dekat sejarah dan peran Istana Kepresidenan sebagai simbol negara.

Menurut unggahan resmi Sekretariat Kabinet yang dikutip dari Jakarta, Kamis, ratusan siswa dari ketiga sekolah itu melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan pada hari ini sebagai bagian dari Program Istana Untuk Anak Sekolah.

Sesuai dengan tujuan dari Program Istana Sekolah, 200 pelajar tersebut diajar untuk mengenal lebih dekat sejarah, fungsi dan peran Istana Kepresidenan sebagai simbol negara sekaligus pusat penyelenggaraan pemerintahan.

Para siswa itu juga mendapatkan pengetahuan mengenai perjalanan kepemimpinan nasional Indonesia serta melihat berbagai koleksi benda-benda bersejarah yang ada di kompleks Istana Kepresidenan. Turut diajarkan pula dalam kunjungan itu nilai-nilai kebangsaan yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

Program Istana untuk Anak Sekolah itu sendiri diadakan dengan harapan para siswa dapat memiliki pengalaman belajar tidak hanya dari ruang kelas, tapi juga langsung di lingkungan Istana Kepresidenan.

Pengalaman itu diharapkan dapat memperkaya wawasan sejarah, menumbuhkan semangat belajar, serta memperkuat rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa.

Program Istana untuk Siswa Sekolah dimulai pada 7 April 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya kepada awak media usai kegiatan pada Selasa (7/4) menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, yang juga tercermin melalui berbagai program prioritas seperti makan bergizi, renovasi sekolah, penyediaan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan guru.