"Semangat Sumpah Pemuda harus terus kita hidupkan. Mari kita jaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan bersama-sama memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Prasetyo.

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap 28 Oktober untuk mengenang Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 27–28 Oktober 1928.

Dalam kongres tersebut, para pemuda dari berbagai daerah mengikrarkan Sumpah Pemuda yang menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yakni Indonesia.