NADIKABAR.COM — Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto membantah anggapan reshuffle kabinet 1 Oktober 2026 guna 'mempreteli' orang-orang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bambang menyebut pergantian merupakan hal biasa.
"Nggak ada. Nggak ada isu mempreteli beritanya nggak benar," kata Bambang di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Dia menegaskan kabinet pemerintahan Prabowo solid. Bambang mengatakan reshuffle kemarin tak berkaitan dengan upaya menjauhkan Jokowi dari pemerintahan.
"Kita tetap solid kok. Tidak ada kaitannya dengan dengan hal mempreteli. Itu itu hanya pergantian biasa saja," tuturnya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle sejumlah menteri. Salah satunya, Prabowo melantik Sugiono menjadi Menko PMK. Sugiono menggantikan Pratikno. Sementara itu, Pratikno dilantik menjadi Ketua Wantrimpres.
Pelantikan Sugiono digelar di Istana Negara, pada Kamis (1/10). Sedangkan pelantikan Pratikno digelar Jumat (2/10).
Selain itu, Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lainnya. Di antaranya, Bahlil Lahadalia menjabat Menko Hilirisasi, Sarmuji sebagai Menperin, hingga Armanatha Nasir sebagai Menlu.