NADIKABAR.COM — Jenazah Dr Siti Hasmah, istri mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad, telah dimakamkan di Makam Pahlawan Nasional di Precint 20 Putrajaya pada Senin (28/9) petang waktu setempat.

Kedatangan peti jenazah almarhumah, yang diselimuti bendera nasional Malaysia, seperti dilansir Malay Mail, Senin (28/9/2026), disambut oleh kerumunan besar pelayat. Keluarga dan sahabat almarhumah juga berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.

Peti jenazah diusung oleh para personel Angkatan Bersenjata Malaysia, dengan pemakaman digelar secara kenegaraan.

Laporan Malay Mail menyebutkan bahwa massa mulai berkumpul di sekitar lokasi pemakaman, saat jenazah diturunkan ke dalam liang lahat.

Dalam keterangan terpisah, Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil, sebelumnya mengatakan bahwa jenazah Siti Hasmah dimakamkan di samping makam Endon Mahmood, mendiang istri PM ke-5 Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi.

Sebelum dimakamkan, jenazah almarhumah dibawa ke Masjid As-Syarif di Seri Kembangan untuk disalatkan. Ratusan pelayat, menurut laporan Malay Mail, hadir di dalam masjid untuk memberikan penghormatan terakhir dan menunaikan salat jenazah bagi almarhum.

Jumlah pelayat yang membeludak dilaporkan sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitarnya.

Dalam foto-foto yang dirilis media, termasuk kantor berita AFP, terlihat Mahathir duduk di kursi roda di samping peti jenazah mendiang istrinya, saat peti jenazah disemayamkan di dalam masjid sebelum salat jenazah dilakukan. Mahathir terlihat menggunakan selang oksigen di hidungnya.

Terlihat juga PM Anwar Ibrahim dan para pejabat Malaysia lainnya menghadiri salat jenazah untuk almarhumah.

Kantor berita Bernama sebelumnya melaporkan bahwa Siti Hasmah meninggal dunia dalam usia 100 tahun di Institut Jantung Nasional (IJN) pada Senin (28/9) pagi waktu setempat. Kabar berpulangnya Siti Hasmah dikonfirmasi oleh putranya, Mokhzani Mahathir, saat dihubungi kantor berita Bernama.

Anwar telah menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Siti Hasmah. Dia memuji kontribusi dan pengabdian almarhumah semasa hidup bagi negara Malaysia, dan mengatakan bahwa Malaysia sangat menghargai warisan yang ditinggalkan almarhumah.

Sebagai PM Malaysia, Anwar menginstruksikan digelarnya pemakaman kenegaraan untuk Siti Hasmah, yang disebutnya seorang "negarawan nasional".