Ia menjelaskan permainan menyerang menjadi strategi yang lebih efektif untuk mengumpulkan poin dibandingkan terlalu sering mengangkat bola.

"Karena dari tadi kalau kami menyerang, lebih banyak poinnya daripada kalau terlalu banyak membuka permainan," ujarnya.

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Minggu (25/10), Isyana/Rinjani akan menghadapi pasangan Thailand Hathaithip Mijad/Napapakorn Tungkasatan.

Isyana mengaku belum pernah menghadapi pasangan Thailand tersebut.

Sementara itu, Rinjani mengatakan pernah bertemu dengan salah satu pemain Thailand itu pada Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia (Asia Junior Championships/AJC), meskipun ketika itu keduanya bermain dengan pasangan berbeda.