Deretan perguruan tinggi ternama di tanah air turut mengirimkan tim terbaiknya dalam laga final ini, termasuk dua kampus di Kalimantan yakni Universitas Mulawarman (Unmul) dan Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Selain itu, ajang ini juga diikuti kampus-kampus nasional seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sumatera (Itera), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Universitas Airlangga, Telkom University, BINUS University, hingga Universitas Islam Indonesia (UII).
Agus berharap penyelenggaraan KRTI 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan menjadi inkubator lahirnya talenta muda yang mampu memajukan teknologi pesawat nirawak nasional.
Ia menjelaskan sebanyak 373 mahasiswa akan berkompetisi merancang, membangun, hingga menguji sistem UAV secara mandiri.