NADIKABAR.COM — Indonesian Tennis Society (ITS) memperkenalkan ekosistem kompetisi tenis amatir yang menggabungkan turnamen berdasarkan tingkat kemampuan, sistem pengumpulan poin, dan pemeringkatan pemain melalui platform digital.

Dikutip dari keterangan resminya, Sabtu, konsep yang dikembangkan CX PRO Indonesia tersebut diperkenalkan dalam ajang CX Indonesia Fest 2026 di Jakarta, Kamis (29/10), untuk membangun kesinambungan partisipasi pemain dari satu turnamen ke turnamen berikutnya.

"Ini bukan sekadar turnamen, ini adalah produk CX kami," kata pendiri CX PRO Indonesia Donny Widyanto.

Melalui sistem tersebut, ITS membagi peserta ke dalam enam kategori kemampuan, yakni Beginner, Upper Beginner, Intermediate, Upper Intermediate, Advanced, dan Upper Advanced.

Pengelompokan itu bertujuan mempertemukan pemain dengan kemampuan relatif setara sehingga pertandingan dapat berlangsung lebih kompetitif.