Linda menjelaskan indukan unggul ayam sentul diberikan pada warga Dusun Buni Ayu, Desa Girimukti, bernama Fatimah, yang rumahnya telah direnovasi lewat program Rereongan Pegawai Pemprov Jabar. Jumlah ayam sentul yang diberikan, sebanyak 12 ekor yang terdiri atas dua ekor jantan dan 10 ekor betina sebagai modal awal budidaya ternak skala rumah tangga.

"Ayam sentul merupakan rumpun ayam lokal khas Jawa Barat yang berpotensi tinggi menghasilkan telur dan daging harian, sehingga hasil pemeliharaannya dapat dikonsumsi secara mandiri maupun dijual untuk menambah pendapatan keluarga," ucap dia.

Selain bantuan modal ternak untuk Fatimah, Linda menyebut DKPP Jabar turut menggelontorkan 200 ekor anak ayam umur satu hari (DOC) yang dibagikan secara merata kepada keluarga prasejahtera di wilayah Desa Girimukti.

"Penyaluran ratusan DOC ini ditujukan untuk memperluas cakupan penerima manfaat program, sekaligus mendorong pembentukan usaha peternakan unggas mandiri yang memanfaatkan area pekarangan rumah warga," kata Linda.