NADIKABAR.COM — Sejumlah peristiwa menonjol terjadi di wilayah Jawa Barat pada Jumat, 28 Agustus 2026. Sorotan tertuju pada lonjakan drastis kekayaan Kepala BKPSDM Bogor pasca-penggeledahan KPK, hingga tindakan asusila sesama jenis oleh mahasiswa KKN di Cianjur yang memicu kemarahan warga.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

Kekayaan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri, menjadi sorotan tajam. Berdasarkan LHKPN 2025, hartanya mencapai Rp8,54 miliar, melonjak hampir sepuluh kali lipat dibandingkan laporan awal tahun 2021.

Kenaikan fantastis ini terungkap setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor BKPSDM pada Kamis (27/8/2026). Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi pemotongan insentif pajak dan retribusi daerah. Sebelumnya, KPK juga menyisir kantor Bappenda Bogor dan menyita sejumlah dokumen penting.

"Selanjutnya penyidik akan melakukan penelaahan atas temuan dalam penggeledahan tersebut," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebagaimana diberitakan NadiKabar, Kamis, (27/8).

Hingga kini, KPK belum menetapkan tersangka maupun merinci keterkaitan lonjakan harta Yunita dengan perkara tersebut. Namun, rekam jejak karier Yunita menunjukkan kenaikan harta yang signifikan.

Saat menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada 2021, hartanya hanya Rp893,65 juta. Angka ini melonjak drastis menjadi Rp6,97 miliar pada 2023 saat ia dipromosikan menjadi Sekretaris DPRD, terutama karena munculnya aset empat bidang tanah dan bangunan.

Pada 2025, saat menjabat Kepala BKPSDM, total kekayaannya mencapai Rp8,54 miliar dengan tambahan aset properti baru di Bogor senilai Rp1,24 miliar. Secara akumulatif, hartanya bertambah Rp7,64 miliar atau naik 855,9 persen dalam lima tahun terakhir tanpa catatan utang.

Ukar Bangkit (68), seorang tukang tambal ban di Buahbatu, Kota Bandung, menjadi korban penganiayaan oleh pria berinisial T pada Kamis (27/8). Insiden bermula saat Ukar mencoba menolong seorang perempuan yang terjatuh di dekat kiosnya, namun pelaku tiba-tiba datang dan memukul korban.

Tak berhenti di situ, pelaku sempat kembali untuk mengintimidasi korban menggunakan benda menyerupai senjata api.