Lebih lanjut, Hwang memandang Jabar sebagai episentrum dan wilayah yang memegang posisi sangat strategis dalam peta kerja sama ekonomi antara Korsel dan Indonesia.
Terlebih lagi, sejumlah raksasa industri global asal Korsel seperti Hyundai Motor, Samsung Electronics, dan Hankook Tire telah menanamkan modal serta beroperasi secara masif di Jabar.
"Gyeongsangbuk-do telah berperan penting dalam perkembangan industri Korea Selatan, terutama melalui industri baja di Pohang serta industri elektronik dan semikonduktor. Sepengetahuan saya, perusahaan-perusahaan Korea seperti Hyundai Motor, Samsung Electronics, dan Hankook Tire telah beroperasi di Jawa Barat. Karena itu, wilayah ini menjadi salah satu pusat penting bagi kerja sama ekonomi kedua negara," ujarnya.
Selain memperkuat rantai pasok industri dan investasi, pertemuan tersebut juga membuka opsi kolaborasi dalam pemanfaatan kebudayaan tradisional agar memiliki nilai tambah ekonomi dan menjadi daya tarik sektor pariwisata.
Melalui penguatan kerja sama yang mencakup pengembangan SDM, perdagangan, hingga pariwisata ini, Pemprov Jabar optimis gelombang investasi baru dari Korea Selatan akan semakin deras masuk, sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan.