Selanjutnya, Korem 152/Baabullah dialihkan dari Kodam XV/Pattimura ke Kodam XXVIII/Maluku Kie Raha, Korem 173/Praja Vira Braja dari Kodam XVII/Cenderawasih ke Kodam XXIX/Mambruk, serta Korem 162/Wira Bhakti dari Kodam IX/Udayana ke Kodam XXX/Rinambora.

Penataan komando kewilayahan ini diharapkan memperkuat pembinaan teritorial, kesiapsiagaan satuan, dan dukungan terhadap pelaksanaan tugas pertahanan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Dengan struktur komando yang semakin adaptif dan pejabat baru di beberapa posisi strategis, TNI AD diharapkan dapat terus meningkatkan kinerja organisasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas.