"Keluarga Ballon d'Or France Football ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk mendedikasikan upacara ini kepada Christophe Gleizes," kata Kate Scott dan Henry.

Christophe Gleizes sudah ditahan selama satu tahun tiga bulan dan 27 hari. Ia ditangkap otoritas Aljazair saat ingin meliput pertandingan sepakblla di Kabyle, wilayah yang mendesak memerdekakan diri dari Aljazair. Gleizes ditangkap dengan tuduhan mendukung terorisme.

Gleizes, yang bekerja sebagai kontributor majalah Prancis So Foot dan Society, pergi ke Aljazair pada Mei 2024 untuk meliput Jeunesse Sportive de Kabylie (JSK). Klub ini berbasis di Tizi Ouzou, sekitar 100 km (62 mil) di sebelah timur ibu kota Aljir, di wilayah pegunungan Kabylie, yang sebagian besar dihuni etnis Amazigh.

Wilayah ini menjadi basis Gerakan Penentuan Nasib Sendiri Kabylie (MAK), yang oleh Aljazair ditetapkan sebagai organisasi teroris pada tahun 2021. Gleizes kemudian dituduh memiliki publikasi yang dianggap membahayakan keamanan nasional, sebab Gleizes dianggap dekat dengan pejabat JSK, yang juga terafiliasi dengan MAK.