"Pengaturan beban ini dilakukan demi menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan. Hal ini semata-mata demi menjaga kestabilan sistem kelistrikan serta memastikan keselamatan petugas yang bertugas di lapangan," kata Adryani dalam keterangannya dikutip NadiKabar, Selasa (8/9/2026).
Adryani mengungkapkan durasi pemadaman listrik yang dirilis saat ini masih berupa estimasi awal. Pasalnya, kondisi pasokan listrik di wilayah Sulbagsel hingga kini masih dalam tahap pemulihan.
"Jadwal pemadaman yang disampaikan merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi padam berpotensi mengalami penyesuaian, mengingat sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini masih dalam tahap transisi pemulihan," jelasnya.