Selama periode tersebut, Persija kerap tidak bisa menggunakan Jakarta sebagai kandang ketika berhadapan dengan Persib. Persoalan perizinan membuat Macan Kemayoran harus mencari tempat lain untuk memainkan pertandingan.

Kini, penantian itu berakhir. SUGBK kembali dipilih sebagai panggung El Clasico Indonesia.

Antusiasme suporter pun diperkirakan sangat besar. Sebelumnya, Ketua Panpel Persija Albin Laurent menyebut pihaknya berencana mencetak sekitar 60 ribu tiket. Jumlah tersebut berpeluang terserap karena besarnya minat suporter menyaksikan Persija menghadapi Persib di Jakarta.

Besarnya animo membuat pertandingan ini juga membutuhkan perhatian dari sisi keamanan. Rivalitas Persija dan Persib dikenal memiliki sejarah panjang sehingga atmosfer di sekitar pertandingan diprediksi bakal sangat kuat.

Persija telah mengampanyekan kepada suporternya agar mengenakan jersey klub sebagai identitas saat datang ke stadion. Langkah tersebut diharapkan ikut menciptakan suasana pertandingan yang tertib.