NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mendesak percepatan penyelesaian fasilitas pengolahan air limbah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung untuk menghentikan ancaman pencemaran air lindi yang berisiko mematikan ekosistem mangrove di kawasan itu.
"Kami apresiasi karena TPA ini sudah melakukan upaya untuk pemulihan dan menanam kembali mangrove tapi kelihatan masih ada air lindi yang bocor, jadi mohon IPAL nya segera diselesaikan ya, ini air lindinya banyak banget," ujar Wamen LH/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Diza menurut keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu.
Diutarakan usai meninjau TPA Suwung pada Kamis (22/10), Wamen Diaz menyoroti masih terjadinya kebocoran air lindi, yang merupakan limbah hasil pencampuran air hujan dan sampah tertumpuk, sebagai isu kedaruratan yang membutuhkan penyelesaian instan.
Meskipun pihak pengelola telah berupaya melakukan pemulihan ekosistem melalui penanaman kembali mangrove, penyelesaian infrastruktur pengolahan limbah dinilai sebagai intervensi mutlak yang tidak bisa ditunda.