NADIKABAR.COM — Sebanyak 80 petugas kebersihan (cleaning service) bekerja disiplin di area paddock Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), demi menjaga fasilitas dan muruah negara selama penyelenggaraan Grand Prix (GP) Indonesia 2026.
Salah satu petugas kebersihan area paddock, Ahmad, mengatakan pekerjaan tersebut menuntut ketelitian karena kebersihan fasilitas turut membentuk kesan tamu terhadap tuan rumah penyelenggaraan ajang internasional tersebut
"Kami harus lebih giat dan teliti, setiap toilet harus dicek agar tamu nyaman, semua area termasuk media center juga turut kami bersihkan," kata warga Lombok Tengah yang sudah mulai bertugas sejak 2024 itu, saat diwawancarai ANTARA, Sabtu.
Dia menjelaskan, setiap fasilitas harus dijaga sepanjang rangkaian balapan, sehingga kenyamanan pembalap, ofisial, tamu, dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya terjaga.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan berulang kali agar sampah tidak menumpuk dan toilet tetap layak digunakan selama aktivitas berlangsung.
Ahmad menyebut bahwa dirinya direkrut melalui pendaftaran seperti sukarelawan (volunteer) lainnya. Selain dalam momen GP Indonesia 2026, dia kerap direkrut saat ada kegiatan lain di sirkuit.
Penghasilan itu menjadi tambahan pendapatan ekonomi yang penting untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
"Kami bekerja dalam dua shift, yakni pukul 06.00 hingga 18.00 WITA dan pukul 10.00 hingga 22.00 WITA, dengan honor Rp200 ribu per hari serta jatah makan tiga kali," ujar dia.
Senada dengan Ahmad, petugas kebersihan lainnya, Supiani, juga terlibat sejak 2024. Penugasan tidak terbatas pada MotoGP, tetapi mencakup kegiatan sepanjang tahun, seperti Asia Road Racing Championship (ARRC) dan ajang serupa.
Dia menambahkan, masa kerja di setiap ajang berbeda-beda, mulai dari lima hingga 20 hari.
"Alhamdulillah mendapat honor yang layak, jadi semoga saya masih bisa dilibatkan atau tetap dibutuhkan oleh MGPA (Mandalika Grand Prix Association)," kata dia yang memiliki seorang anak laki-laki berumur 11 tahun.
Keterlibatan pekerja lokal menunjukkan dukungan terhadap ajang internasional tidak hanya berlangsung di dalam lintasan. Disiplin merawat fasilitas menjadi bagian pelayanan penyelenggara sekaligus upaya menjaga reputasi Indonesia di hadapan tamu mancanegara.
Sementara itu, berdasarkan data dari InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) sebanyak 1.346 tenaga kerja lokal dilibatkan untuk mendukung kegiatan di Pertamina Mandalika International Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Para pekerja lokal itu terdiri atas 946 personel layanan dan pendukung, serta 400 marshal.