Menurut Nanang, sulitnya api dipadamkan karena material di dalam pabrik berupa kertas. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu yang lumayan panjang.

"Karena yang terbakar diduga kertas. Petugas Damkar ada sedikit kendala, tetapi pasokan air sudah bisa diakses," jelasnya.

Petugas bahkan harus menjebol tembok untuk bisa masuk ke dalam pabrik. Menurut Nanang obyek yang terbakar berada di ruang dalam.