NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,13 persen secara bulanan pada September 2026, dengan penyumbang utama dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

"Pada bulan September 2026, DKI Jakarta mengalami inflasi sebesar 0,13 persen secara bulanan, atau terjadi peningkatan indeks harga konsumen dari 110,26 pada bulan Agustus 2026 menjadi 110,4 pada bulan September 2026," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Kamis.Dia menyebutkan kelompok penyumbang inflasi bulanan tertinggi pada September 2026, yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mengalami inflasi sebesar 0,46 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,08 persen.Komoditas yang dominan mendorong inflasi pada kelompok tersebut, yakni daging ayam ras yang memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, cabai rawit dengan andil inflasi sebesar 0,02 persen, dan beras dengan andil inflasi sebesar 0,01 persen.