Rano menegaskan menjadi tuan rumah summit ini merupakan momentum untuk mengenalkan budaya Betawi kepada dunia internasional. Budaya Betawi menjadi bagian penting dari identitas Jakarta, yang tumbuh berdampingan dengan beragam tradisi lain dan membentuk Jakarta sebagai kota yang dinamis dan kreatif.

"Ini kesempatan emas untuk memperkenalkan budaya Betawi ke panggung dunia. Betawi adalah akar Jakarta, tetapi Jakarta juga rumah bagi tradisi dari seluruh Nusantara," tutur Rano.

"Kami ingin para delegasi merasakan langsung bagaimana keberagaman itu hidup berdampingan dan menjadi sumber kreativitas kota. Kami akan menyiapkan penyelenggaraan yang terbaik, sekaligus memastikan warga Jakarta ikut terlibat dan merasakan manfaatnya," pungkasnya.