NADIKABAR.COM — Ajang lari jalan raya Jakarta Running Festival (JRF) 2026 menjadi panggung peluncuran inovasi sepatu lari oleh jenama olahraga asal Jerman adidas yang memperkenalkan sepatu Adizero Adios Pro 5.
Dikutip dari keterangan resmi, Rabu, sepatu super untuk lari ini dibuat dengan inovasi yang sama seperti Adizero Adios Pro Evo 3, sepatu yang digunakan Sebastian Sawe memecahkan rekor lari maraton sub-2 dengan waktu 1 jam 59 menit 30 detik di London Marathon pada April lalu.
Melanjutkan momentum tahun bersejarah bagi dunia lari ketika Sawe menjadi orang pertama yang menuntaskan maraton dalam waktu kurang dari dua jam dengan Adizero Adios Pro Evo 3, sepatu Adizero Adios Pro 5 yang baru diluncurkan hadir dengan terobosan terbaru.
Bukan sekadar penyempurnaan dari pendahulunya, Adizero Adios Pro 5 menghadirkan pembaruan menyeluruh pada setiap komponen utamanya.
Mengadopsi karakter desain Adizero Adios Pro Evo 3, Adizero Adios Pro 5 dibuat dari material premium yang sangat ringan, dengan bobot sekitar 23 gram atau 12 persen lebih ringan.
Untuk pertama kalinya dalam seri Pro, sepatu ini dilengkapi teknologi karbon energyrim yang terlihat mengelilingi bagian midsole dan tampil menonjol melalui detail reflektif pada tumit.
Teknologi ini memungkinkan penggunaan foam lightstrike pro dalam volume lebih besar tepat di bawah kaki. Tingkat kekakuannya dirancang secara presisi untuk memberikan stabilitas dan daya dorong di setiap langkah, sekaligus menghasilkan pengembalian energi sembilan persen lebih tinggi.
Outsole baru dengan daya cengkeram maksimal memadukan teknologi lighttraxion berbasis data dengan karet continental untuk menghasilkan traksi optimal dengan bobot ringan, cengkeraman kuat, serta daya tahan yang lebih baik untuk lari jarak jauh.
Bagian upper didesain ulang sepenuhnya dengan zona ventilasi yang dirancang khusus, yang hasilnya adalah fit yang lebih mantap untuk race day.
Sepatu Adizero Adios Pro 5 merupakan sepatu yang telah melalui rangkaian pengujian, validasi, dan riset paling menyeluruh sepanjang sejarah lini Adizero.
Mulai dari uji coba bersama lebih dari 25 atlet di Kenya, Etiopia, dan Amerika Serikat, pengujian pemakaian jangka panjang, validasi performa internal, hingga riset biomekanika independen setiap keputusan desain didasarkan pada masukan langsung dari para atlet untuk mengoptimalkan performa.
Proses pengembangan ini turut melibatkan pemegang rekor dunia maraton putra, Sebastian Sawe, yang performanya ikut berkontribusi dalam membentuk masa depan inovasi sepatu race day adidas.
Sementara itu, JRF 2026 telah sukses digelar pada Sabtu-Minggu lalu dengan sekitar 37.000 peserta yang mengikuti kategori Junior Dash, 5K (5 kilometer), 10K (10 kilometer), Half Marathon (21,0975 kilometer), hingga Marathon (42,195 kilometer).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut kontribusi ekonomi dari JRF 2026 mencapai Rp175 miliar. Pramono menyebut pendapatan tersebut mencakup 49 UMKM dan 130 merek, baik lokal maupun luar negeri dalam race expo JRF 2026.