Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia Ya Daifeng dalam sambutannya mengharapkan perusahaan di Hangzhou memiliki keunggulan, baik dalam bidang ekonomi digital, manufaktur cerdas, serta industri kreatif.

Dia juga menegaskan komitmen Kamar Dagang Hangzhou di Indonesia untuk berperan sebagai jembatan antara kekuatan industri dan keunggulan wirausaha Hangzhou, dengan besarnya peluang dan potensi pasar yang dikandung Indonesia.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai 54,17 miliar dolar AS selama Januari-September 2026.

Sementara itu, nilai impor Indonesia dari China pada periode yang sama tercatat sebesar 76,16 miliar dolar AS. Perdagangan kedua negara tersebut, antara lain didominasi komoditas nikel, minyak nabati, mesin dan peralatan elektronik, serta plastik.