NADIKABAR.COM β Jakarta World Cinema (JWC) 2026 akan menghadirkan 207 film dari 69 negara, termasuk 120 film yang meraih penghargaan dalam festival-festival film bergengsi di dunia.
Menurut siaran pers penyelenggara festival yang diterima di Jakarta pada Kamis, daftar film yang akan ditayangkan selama JWC 2026 mencakup 96 film Asia, 41 film arahan sutradara perempuan, serta 20 film yang dipilih untuk mengikuti kompetisi Best International Feature Film dalam ajang Academy Awards ke-99.
Penyuka film dapat menyaksikan film-film tersebut secara luring di CGV Grand Indonesia Jakarta atau secara daring melalui platform streaming KlikFilm dari 31 Oktober sampai 21 November 2026.
Direktur Festival JWC Shandy Gasella menyebut film-film yang ditayangkan selama JWC 2026 sebagai "suara-suara yang berani."
"Film-film ini bukan sekadar karya sinema, tetapi suara-suara yang berani, dan relevan," katanya.
"Akses terhadap sinema dengan kualitas seperti ini di dalam negeri dapat membawa perubahan besar bagi perkembangan kultur sinema di Indonesia," ia menambahkan.
JWC 2026 akan dimulai dengan pemutaran film "Fjord" karya Cristian Mungiu, peraih penghargaan Palme dβOr Cannes 2026, serta diakhiri dengan penayangan perdana film horor "Inherit" garapan Banjong Pisanthanakun, pembuat film Thailand yang menggarap "The Medium" dan "Shutter."
Selain itu, penyuka film bisa menyaksikan film "Minotaur" karya Andrey Zvyagintsev, peraih penghargaan Grand Prix Festival de Cannes 2026, dan film "All of a Sudden" karya RyΕ«suke Hamaguchi, yang mengantarkan aktris utamanya meraih penghargaan untuk aktris terbaik dalam Festival Film Cannes 2026.
Film "The Debut" karya Jesse Eisenberg; "Naza" karya Yuval Abraham dan Rachel Szor, peraih Special Jury Prize Venice 2026; serta "Woman Unknown" karya May el-Toukhy, pemenang Golden Lion Venice 2026; juga ditayangkan selama JWC 2026.
Film "Yellow Letters" karya Ilker Γatak, pemenang penghargaan Golden Bear untuk film terbaik dalam Festival Film Internasional Berlin 2026 masuk dalam program pemutaran film daring JWC.
"Menghadirkan 120 film peraih penghargaan saja sudah merupakan pencapaian besar. Namun, dapat menghadirkan sekaligus para pemenang Golden Bear, Palme dβOr, dan Golden Lion dalam satu edisi merupakan pencapaian tersendiri yang sangat berarti bagi kami," kata Shandy.
Sinematografer ternama Tudor Vladimir Panduru, yang menghadirkan visual memukau film "Fjord", akan hadir di Jakarta untuk berbagi wawasan mengenai sinematografi dengan para sineas, pelaku industri, dan pencinta film Indonesia dalam sesi masterclass eksklusif JWC 2026.
Direktur Eksekutif JWC Frederica mengemukakan bahwa visi untuk Jakarta World Cinema sejak awal adalah menjembatani audiens di Indonesia untuk menyaksikan karya sinema dunia serta menjadikan Jakarta sebagai pusat budaya sinema penting di kawasan Asia Tenggara.
"Misi kami adalah menciptakan ruang yang inklusif, tempat keunggulan sinematik dapat melampaui batas-batas negara," kata Frederica.
"Dengan menghadirkan film-film penting ini ke layar Indonesia, kami berharap dapat memantik percakapan, menginspirasi para pembuat film lokal, dan merayakan kekuatan sinema," katanya.