NADIKABAR.COM — Kotawaringin Timur, Kalteng (NadiKabar) - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan jalan provinsi dari Sampit-Samuda Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan dari Samuda-Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur sepanjang 84,53 kilometer atau 99,33 persen dalam kondisi mantap untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Ruas jalan yang mantap menunjang sekaligus memacu aktivitas pergerakan perekonomian daerah maupun masyarakat, apalagi jalan tersebut merupakan akses penghubung dari ataupun menuju perkotaan dengan Pelabuhan Bagendang yang memiliki layanan peti kemas.

Gubernur Agustiar di sela peninjauan jalan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu, meminta pemerintah kabupaten turut menjaga kondisi jalan melalui pengawasan bersama, sehingga infrastruktur yang telah diperbaiki tidak kembali mengalami kerusakan akibat dilewati kendaraan yang melampaui kapasitas jalan.

"Kapasitas jalan ini hanya delapan ton. Tetapi kalau sudah 20 ton atau 25 ton itu tidak boleh. Kita akan tegakkan aturan ya," jelasnya.

Berdasarkan data rekapitulasi jalan provinsi, ruas jalan di Kotawaringin tersebut terbagi menjadi dua jalur utama, yakni Sampit-Samuda sepanjang 35,62 kilometer dan Samuda-Ujung Pandaran sepanjang 49,48 kilometer.

Seluruh ruas tersebut telah beraspal, dengan kondisi mantap mendominasi panjang jalan. Hanya pada ruas Samuda-Ujung Pandaran masih terdapat kerusakan atau kondisi tidak mantap yakni sepanjang 0,57 kilometer.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati mengapresiasi perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah provinsi karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi daerah.

Menurut dia, perbaikan jalan yang telah terlaksana penting untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sebelumnya terjadi akibat kondisi jalan yang mengalami kerusakan.

Irawati menambahkan jalur tersebut juga memiliki peran strategis karena menghubungkan sejumlah wilayah, termasuk akses menuju pelabuhan di Bagendang yang menjadi jalur pengangkutan barang.

Dengan kondisi jalan yang semakin baik, kelancaran distribusi barang diharapkan meningkat, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat konektivitas antarkawasan di Kotawaringin Timur.

Pemerintah daerah berharap perbaikan jalan yang telah dilakukan dapat diikuti dengan pengawasan penggunaan jalan sesuai kapasitasnya, sehingga manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.