NADIKABAR.COM — Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menilai jalan tembus Kelapa Gading–Pulogadung menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan konektivitas antar wilayah dan solusi mengatasi kemacetan di sejumlah ruas jalan utama Jakarta Utara.
“Penyelesaian jalan tembus ini diharapkan dapat memberikan pilihan jalur yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Hendra di Jakarta, Jumat,
Ia mengatakan kehadiran jalan tembus ini sangat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mendukung penataan kawasan Kelapa Gading dan sekitarnya.
“Kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga manfaatnya segera dirasakan warga,” ujarnya.
Dia berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajaran Pemerintah Kota Jakarta Utara dapat terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan kebutuhan masyarakat.
Melalui penyelesaian jalan tembus ini, pemerintah berharap perjalanan warga menjadi lebih lancar, distribusi mobilitas antar wilayah semakin baik.
Sebelumnya Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung proses pembangunan jalan tembus Kelapa Gading–Pulogadung di kawasan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Jumat.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan proyek yang telah direncanakan sejak lama itu dapat diselesaikan sesuai target.
Pembangunan Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung di kawasan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara sepanjang 1,8 kilometer ini ditargetkan rampung paling lambat pada 2027 dan diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama di Jalan Perintis Kemerdekaan.
Pramono menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan jalan ini telah dimulai sejak 2006, sedangkan pelaksanaannya mulai dilakukan pada 2009.Namun, dalam perjalanannya, proyek tersebut menghadapi berbagai kendala sehingga belum sepenuhnya selesai.
Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono mengaku telah meminta Dinas Bina Marga untuk memprioritaskan penyelesaian proyek infrastruktur yang belum tuntas, tetapi memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran transportasi.
“Tempat-tempat yang belum selesai, yang memberikan manfaat banyak bagi perkembangan kota, terutama transportasi, harus kita prioritaskan, kita selesaikan, termasuk jalan ini,” katanya