Di sisi lain ada juga netizen yang membela perbedaan harga ini. Ia menyebut jika platform pengiriman makanan perlu memperhitungkan orang-orang yang terlibat dalam layanan tersebut. Jika harganya sama persis, sopir ojek online tidak akan mendapat penghasilan.
Tetapi ada juga yang menyarankan pelanggan untuk menggunakan diskon dan kupon. Netizen mengungkap cara tersebut bisa mempersempit selisih harganya.
Ada juga yang menyoroti soal pajak dan biaya tambahan terkait pemesanan online.
"Ya, benar, kita membayar dua kali lipat biaya cgst, pajak hotel, pajak dan biaya Swiggy serta komisi. Lebih baik kita pergi keluar dan membeli untuk menghemat uang dan pajak juga," ujar netizen ini.