Paparan blue screen di malam hari juga bisa mengganggu ritme sirkadian bagi sebagian orang. Sementara itu, jadwal tidur-bangun yang konsisten dan paparan cahaya di siang hari bisa mendukung tidur yang sehat dan kesehatan sel.
Cole menyebut stres kronis, trauma yang belum terselesaikan, serta kurangnya koneksi sosial atau spiritual menjadi faktor yang mungkin berkaitan dengan meningkatnya cellular noise atau gangguan pada fungsi sel.
"Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki 'perjalanan iman' cenderung hidup lebih lama, lebih sehat, lebih awet muda, dan lebih bersemangat."
Menurut Cole, berbagai pemicu stres di kehidupan modern dapat memengaruhi tubuh dengan cara yang tidak selalu langsung terlihat.
"Sel menjadi bingung, sehingga tidak tahu bagaimana menjalankan fungsinya dengan baik dan memperbaiki dirinya sendiri," ujarnya.
"Kita hanya perlu memberi tubuh kita kesempatan untuk mendengar di tengah kebisingan," tambahnya.