NADIKABAR.COM — Mata merah adalah salah satu keluhan kesehatan mata yang paling sering dialami banyak orang. Karena sangat umum, banyak yang menganggap kondisi ini sekadar iritasi ringan akibat debu, kurang tidur, atau kecapekan yang biasa sembuh hanya dengan tetes mata biasa.
Padahal, mata merah hanyalah sebuah gejala luar. Di baliknya, bisa terdapat berbagai kondisi medis, mulai dari luka kornea, infeksi bakteri atau jamur, hingga serangan glaukoma akut yang mengancam penglihatan.
Iritasi ringan akibat debu atau angin umumnya akan membaik bertahap setelah mata dibersihkan atau ditetesi pelembap dari air mata buatan.
Namun, ada beberapa kondisi dan gejala penyerta yang menadakan bahwa masalah di mata jauh lebih serius.
Dokter mata dari Mayapada Eye Center (MEC) dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K) membeberkan tanda-tanda utama yang harus membuat seseorang curiga dan segera memeriksakan diri ke dokter mata, di antaranya sebagai berikut.
Mengapa mata merah tidak bisa langsung disimpulkan sebagai iritasi biasa? Menurut dr Rini, struktur mata sangat kompleks dan gejala merah bisa dipicu oleh berbagai macam penyakit.
"Karena merah itu bisa ada banyak penyebabnya. Burem itu bisa ada banyak penyebabnya. Gitu," ujar dr Rini ketika ditemui oleh NadiKabar.com pada Rabu (9/9/2026).
Beberapa kemungkinan penyebab mata merah yang sering tidak disadari meliputi: