NADIKABAR.COM — Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan saat menghadapi paparan abu vulkanik. Namun, masker tidak sebaiknya digunakan terus-menerus tanpa diganti.
Dokter paru dari RSUP Persahabatan, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), menjelaskan, berbagai pedoman penggunaan masker dalam kondisi bencana polusi umumnya menyarankan penggunaan masker respirator yang diganti secara berkala.
"Secara berkala artinya, secara waktu tertentu harus diganti," ujar dr Agus dalam tayangan detikPagi, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, masker yang digunakan untuk menyaring udara dari luar akan menangkap berbagai kotoran. Di sisi lain, udara yang dikeluarkan saat bernapas mengandung uap air.