NADIKABAR.COM — Tim Java United FC dipastikan mengarungi Super League 2026/2027 dengan minus dua poin. Kondisi tersebut membuat Laskar Kepodang Emas harus mengawali kompetisi dari posisi terbawah klasemen.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Java United FC, Alan Haviludin mengatakan hukuman pengurangan dua poin tak memengaruhi kesiapan timnya menatap laga perdana musim ini.

"Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini," kata Alan dalam keterangan yang diterima NadiKabar pada Jumat (4/9/2026) malam.

Adapun pengurangan dua poin yang diterima Java United berkaitan dengan proses lisensi klub atau club licensing. Perubahan home base dinilai tidak mematuhi salah satu aspek pemenuhan kewajiban lisensi klub tersebut.