Total peserta ribuan itu melebihi edisi sebelumnya di Klaten, Jawa Tengah, yang diikuti 700 peserta. Kenaikan ini menunjukkan tren positif, karena artinya panahan tradisional semakin banyak peminatnya.

Apalagi sertifikat pemenang akan dikurasi oleh Pupresnas atau Pusat Prestasi Nasional, institusi di bawah Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, yang memberikan pengakuan resmi terhadap ajang talenta atau prestasi peserta didik.