NADIKABAR.COM — Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mendorong kembali penerapan sistem pembayaran parkir berbasis digital. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di Kota Denpasar.
Hal tersebut disampaikan Jaya Negara setelah pengelolaan juru parkir (jukir) di sejumlah titik di Denpasar viral di media sosial dan menuai kritik.
"Digitalisasi dengan key barcode kami dorong agar transparansi dan akuntabilitas tata kelola keuangan perparkiran benar-benar terbangun," jelas Jaya Negara, Kamis (10/9/2026).
Jaya Negara mengatakan pihaknya juga meminta pengawasan diperketat untuk mencegah munculnya jukir liar maupun jukir yang bertindak nakal. Monitoring dilakukan agar tata kelola parkir lebih baik dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
"Nah itu, kami sudah jelaskan kemarin dalam rapat, jangan sampai. Kalau baju (baju parkir) itu kan bisa dibuat, dicetak yang penting nomornya dia tahu titik anggotanya nomor berapa, di titik nomor berapa," jelasnya.
Menurutnya, satgas juga akan dibentuk untuk mengontrol petugas parkir yang bekerja secara mobile.