NADIKABAR.COM — Tahun ini menjadi saksi eskalasi perang paling ugal-ugalan dalam dekade terakhir. Batas antara perang lokal dan hegemoni global kian melebur menciptakan kompleksitas perdamaian semakin jauh.
Ketika ratusan drone Ukraina menembus pertahanan ibu kota Rusia dan memicu ledakan di Moskow, poros konfrontasi AS-Iran kian memanas.
Saat bersamaan, milisi Houthi makin mempertegas keunggulannya atas pasukan bentukan Arab Saudi, dan mesin genosida di Palestina tetap berderu dingin yang membuktikan bahwa kesepakatan diplomasi di atas meja perundingan tak lebih dari jeda taktis sebelum eskalasi yang lebih menghancurkan.