Proses pendinginan menjadi kunci utama perubahan fisik planet ini. "Planet yang baru terbentuk suhunya teramat panas, tapi energi dari tabrakan-tabrakan tersebut menghasilkan panas jauh lebih besar. Seiring waktu, ketika panas terlepas dari planet-planet ini, bagian dalam planet seperti Merkurius pun menyusut."
Permukaan Merkurius pun menjadi saksi bisu dari proses geologis yang dahsyat tersebut. "Permukaan Merkurius yang retak-retak menyimpan 'luka' akibat penyusutan tersebut. Namun asteroid dan komet juga membombardir Merkurius, sehingga penuh dengan kawah tumbukan, mirip permukaan Bulan."
Tantangan bagi para ilmuwan adalah membedakan mana retakan akibat penyusutan dan mana yang disebabkan oleh hantaman benda langit. "Puing berbagai tumbukan tersebut mungkin menyembunyikan seberapa besar penyusutan Merkurius selama ini, menurut studi baru di jurnal Geophysical Research Letters."