NADIKABAR.COM — Ajang JEKATE RUN 2026 mengajak para pelari untuk menikmati pengalaman berlari melintasi Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan, dengan rute yang disterilkan.
"Dengan demikian, saya meyakini masyarakat bisa bergerak, nggak mager, hidupnya makin sehat, hidupnya makin penuh harapan, dan yang paling utama adalah dalam Car Free Day seperti ini, silaturahmi banyak bisa dilakukan di sepanjang jalan," kata Gubernur DKI Pramono Anung dalam konferensi pers JEKATE RUN 2026 di Halte Bendungan Hilir PAM JAYA Jakarta, Minggu.
Melalui kegiatan tersebut, dia berharap masyarakat merasa senang, sehat dan saling bersilaturahmi, serta turut memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus bergerak dalam ajang Car Free Day (CFD).
"Karena, sekarang ini, misalnya di Car Free Day Sudirman-Thamrin, kemudian Rasuna Said, banyak sekali tempat-tempat. Selama diatur dengan rapi, mereka bisa kemudian ekonominya juga berjalan," ujar Pramono.
Sementara itu, Race Director JKT Running 2026 Reza Puspo mengatakan kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026 itu mengambil titik mulai dan finis di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jalan Prapanca.