Sebanyak 78,2 persen responden mengapresiasi keberanian, ketegasan, serta kecepatan eksekusi program-program pro-rakyat yang digulirkan pemerintah. Sebanyak 16,9 persen menyatakan kurang atau tidak puas, sedangkan 3,9 persen tidak menjawab.

"Capaian positif ini menjadi indikator penting bahwa arah kebijakan yang diambil pemerintah berada pada jalur yang tepat untuk memenuhi harapan masyarakat," ujar Andri.

Namun, survei tersebut juga menunjukkan masih adanya pekerjaan rumah pemerintah, terutama di sektor ekonomi. Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah di sektor ekonomi tercatat 50,8 persen, sementara 45,1 persen responden menyatakan kurang puas dan 4,1 persen tidak menjawab.

Menurut Andri, kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga kebutuhan pokok dan lesunya sektor ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Tantangan serupa terlihat dalam persoalan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok. Sebanyak 50,7 persen responden menyatakan kurang puas terhadap penanganan sulitnya mencari lapangan kerja.

Sementara itu, sebanyak 54,8 persen responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok.