NADIKABAR.COM — Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin berharap menjelang 500 tahun atau lima abad Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperhatikan pemerataan kesejahteraan di ibu kota.

"Angka APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) besar kita ini, ini masih belum efektif, belum bisa mendorong kepada kesejahteraan. Kesejahteraan itu kan meliputi semua aspek. Pendidikannya bagus, kesehatannya bagus, enggak ada orang miskin. Ini kan penerima KJP (Kartu Jakarta Pintar) jutaan kok. Itu kan berarti masih banyak yang miskin," kata Suhud di Jakarta, Minggu.

Lebih lanjut, dia menilai Pemerintah DKI Jakarta belum benar-benar memperhatikan kesejahteraan yang merata.

Menurut dia, bagian tengah kota di Jakarta memang sudah tampak baik. Kendati demikian, di wilayah-wilayah pinggiran Jakarta, seperti perbatasan Bekasi dan Tanjung Priok terlihat berbeda.

Untuk itu, Suhud meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperhatikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), kesejahteraan ekonomi, serta isu-isu global, salah satunya polusi.

"Jadi, ini sebetulnya yang harus jadi concern kita, karena kadang-kadang kan kita ini membangun untuk kepentingan politik semata. Jadi, isu-isu populis atau untuk kepentingan jangka pendek," ujar Suhud.

Dia pun berharap pada 2027, saat Jakarta genap berusia 500 tahun, pembangunannya sudah semakin pesat dan kesejahteraan semakin merata.