Karena itu, Iqbal tidak ingin penambahan penerbangan baru dilakukan ketika MotoGP sudah semakin dekat. Maskapai didorong mulai menambah kapasitas lebih awal sehingga ketersediaan kursi dapat mengikuti pertumbuhan permintaan. Masyarakat yang sedang merencanakan perjalanan pun bisa mendapatkan kepastian.

"Kalau tambahan penerbangan diumumkan lebih awal, masyarakat bisa merencanakan perjalanan dan kita juga bisa melakukan promosi lebih maksimal di daerah-daerah potensial," katanya.

Iqbal menawarkan beberapa skema untuk menambah kapasitas penerbangan. Pertama, penambahan jadwal yang diumumkan sejak awal agar masyarakat memiliki kepastian. Kedua, extra flight yang tetap disiapkan secara fleksibel untuk merespons lonjakan permintaan mendekati pelaksanaan MotoGP. Ketiga, opsi penggunaan pesawat berkapasitas lebih besar dan mengaktifkan kembali slot penerbangan yang sebelumnya tidak beroperasi.

Selain itu, pintu masuk menuju Lombok juga bisa ditambah agar arus penonton MotoGP tidak terlalu bergantung pada satu atau dua kota. Karena itu, rute Jakarta-Lombok dan Surabaya-Lombok menjadi perhatian, bersamaan dengan penguatan konektivitas Yogyakarta-Lombok serta kemungkinan pengaktifan kembali rute Malang-Lombok. Tujuannya, calon wisatawan memiliki lebih banyak alternatif perjalanan.