Lebih lanjut, Mendagri mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan pemberian subsidi guna menahan tekanan inflasi pada Desember seperti subsidi listrik, penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dan subsidi angkutan udara. Pasalnya, tingginya mobilitas masyarakat berpotensi berdampak pada biaya transportasi.
Secara khusus, ia juga mendorong Kementerian Perhubungan berkoordinasi dengan maskapai penerbangan agar tarif tetap wajar saat permintaan perjalanan meningkat.
"Mohonlah jangan sampai mengambil harganya harga paling tinggi acuannya. Keuntungan kan tetap ada, tetapi jangan ambil keuntungan maksimal supaya tidak berpengaruh kepada inflasi," kata Mendagri.