NADIKABAR.COM — Jembatan permanen Krueng Tingkeum di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, kembali beroperasi penuh untuk lalu lintas umum sejak Minggu (20/9). Pembukaan akses ini secara resmi memulihkan konektivitas jalan nasional Banda Aceh-Medan sekaligus memperlancar jalur distribusi logistik.

Kendaraan kini dapat melintasi dua lajur jembatan baru secara leluasa tanpa bergantung pada sistem buka-tutup. Skema pengaturan lalu lintas bergantian sebelumnya sempat diterapkan secara ketat saat masa penggunaan jembatan Bailey.

Kelancaran akses transportasi ini diharapkan mampu mempercepat distribusi berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Pengiriman hasil pertanian serta ragam komoditas ekonomi dari dan menuju kawasan Bireuen diyakini akan kembali bergairah.

Bupati Bireuen Mukhlis menyebut beroperasinya fasilitas ini menjadi pilar penting bagi pemulihan infrastruktur wilayahnya. Terlebih, kawasan tersebut sempat dilanda bencana hidrometeorologi dahsyat pada November 2025 silam.

"Dengan dibukanya Jembatan Krueng Tingkeum ini, kita berharap dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Kabupaten Bireuen dan Aceh yang sangat terdampak akibat bencana," ujar Mukhlis pada keterangan tertulisnya, Senin (21/9).