Namun jembatan rusak tersebut telah diperbaiki oleh TNI pada tahun 2026 ini dan telah digunakan oleh masyarakat untuk akses penyeberangan dan transportasi publik.

Akibat tingginya curah hujan yang melanda sebagian besar wilayah Aceh Barat dan sekitarnya sejak dua hari belakangan ini jembatan gantung tersebut kembali rusak parah akibat diterjang banjir.

Akibat kerusakan jembatan tersebut tersebut, lanjut Zulkifli, akses ribuan warga di wilayah itu kembali terganggu dan menyebabkan warga harus berputar sejauh lima kilometer, guna mengakses ibu kota kecamatan.