Setibanya di rumah duka, jenazah Jumbrik disalatkan keluarga dan warga di Masjid Darush Shofa sebelum kemudian diantar ke TPU Desa Sumberejo untuk dimakamkan sekitar pukul 14.00 WIB.

Hanif mengatakan, sebelum musibah terjadi, Jumbrik sempat menghubungi istrinya dan mengeluhkan kesulitan tidur serta meminta keluarganya terus mendoakannya.

"Almarhum sempat menelepon istrinya. Katanya tidak bisa tidur dan meminta doa. Setelah itu tidak ada kabar sampai akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal," ujarnya.

Ia menuturkan selama proses pencarian Jumbrik, warga perumahan rutin menggelar doa bersama dan berharap korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.