NADIKABAR.COM — Pihak keluarga anak buah kapal (ABK) Arupadhatu I yang membawa lima jurnalis hilang, Surakman, menunggu jasad korban tiba di rumah duka di Pandeglang, Banten. Jenazah Surakman rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Carita, Pandeglang.
"Rencananya kata Pak Gubernur datang ke sini kira-kira zuhur, siang. Langsung disolatin di Masjid Agung, sudah beres langsung dimakamkan di TPU Ki Demang di Carita," kata anak Surakman, Yayat Suryadi, di rumah duka, Desa Sukajadi, Carita, Pandeglang, Rabu (23/9/2026).
Yayat mengatakan keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Surakman. Yayat mengatakan pihak keluarga pada Kamis (24/9) malam, akan menggelar tahlil hari pertama.
"Besok malam mulai tahlilan," katanya.
Yayat meminta kepada pihak kepolisian untuk memulangkan jasad ayahnya yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Permintaan itu kemudian diwujudkan oleh pihak kepolisian.
"Permintaan keluarga (dibawa ke Banten)," katanya.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan jenazah Surakman diperkirakan akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, sekitar pukul 07.00 WIB, besok pagi. Menurutnya, Polres Pandeglang akan menjemput jasad ABK tersebut.
"Jenazah besok akan dijemput oleh Pak Kapolres dan keluarga di bandara," kata Andra.
Terdapat delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis serta tiga kru kapal yang hilang saat hendak menuju Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026 lalu. Pada Sabtu (12/9), ada penemuan jasad tak dikenal di Pulau Enggano, Bengkulu.
Mayat itu kemudian dievakuasi, polisi kemudian melakukan tes DNA terhadap mayat itu. Sementara itu, proses pencarian terhadap delapan orang tersebut sudah dihentikan.
Berikut ini identitas delapan orang yang hilang tersebut:1. M Bagus Khoirunnas (NadiKabar)2. Arie Basuki (Merdeka.com)3. Yudistiro Pranoto (iNews)4. Firman Daus (Anadolu Agency)5. Donal Husni (jurnalis lepas/freelance)6. Warta/Surakman (kapten kapal)7. Surakhman (anak buah kapal/ABK)8. Heriyanto (pemandu).