Tim Disaster Victim Identification atau DVI lalu melakukan pencocokan data antemortem dari delapan keluarga korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Data tersebut dikirim oleh Polda Banten setelah melakukan pengambilan sampel dari delapan keluarga korban yang hilang.
Hasil identifikasi keluar pada Selasa (22/9). Jenazah tersebut dinyatakan sebagai merupakan Surakman berdasarkan hasil pencocokan DNA dengan putranya, Yayat.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA seorang mayat Mr X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu teridentifikasi sebagai Surakman atau ayah biologis dari tuan Yayat (putra Surakman)," kata Hengki.