NADIKABAR.COM — Jenazah Putu Darmayasa (52), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Dewasana, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana, dijadwalkan tiba di tanah air pada Selasa (15/9/2026). Darmayasa meninggal dunia di Seychelles, sebuah negara kepulauan di Afrika Timur.
"Update pemulangan jenazah PMI asal Dewasana. Hasil koordinasi dengan BP3MI Bali, jenazah akan tiba di tanah air tanggal 15 Sept 2026, sekitar pukul 22.45 Wita," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, saat dikonfirmasi NadiKabar, Sabtu (12/9/2026).
Untuk memperlancar proses pemulangan, Pemkab Jembrana menyiapkan mobil ambulans serta kendaraan penjemput bagi pihak keluarga. Proses penjemputan di bandara hingga pengantaran ke rumah duka juga akan didampingi oleh BP3MI Bali dan instansi terkait.
"Kami fasilitasi untuk ambulans dan satu kendaraan untuk keluarga," papar Mirah.
Darmayasa tercatat bekerja di Seychelles sejak 2019 sebagai tukang pasang rumah kayu sistem knock down, pekerja serabutan, hingga sopir. Kondisi kesehatannya memburuk setelah mengalami stroke hingga jatuh di sofa. Seluruh biaya pengobatan hingga pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja.
Perkembangan Pemulangan PMI Meninggal di Guyana
Selain pemulangan jenazah Darmayasa, Mirah turut membeberkan perkembangan penanganan PMI asal Desa Perancak, I Komang Tedy Arsa Biantara Putra. Komang Tedy dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di negara Guyana, Amerika Selatan.
Pihaknya menyebutkan jenazah Komang Tedy saat ini sudah melalui proses pengawetan di Memorial Gardens Funeral Home and Crematorium setempat. Surat keterangan kematian resmi juga telah diterbitkan sejak 1 September 2026 waktu setempat.
"Untuk jadwal pemulangan Komang Tedy belum ada informasi lebih lanjut. Kami terus melakukan komunikasi untuk memantau perkembangan dan memastikan proses sesuai prosedur," tandas Mirah.